NEWS
DETAILS
Selasa, 21 Apr 2026 12:58 - Asosiasi Honda Jakarta

Jakarta, April 2026 - Saat berkendara dengan menggunakan sepeda motor, kalau tidak memperhatikan keselamatan dan memperhatikan area sekitar tentu bisa timbul ancaman yang berakibat pada risiko kecelakaan. Apalagi ditengah kondisi lalu lintas yang padat serta kondisi jalan yang beragam, pemahaman mengenai safety riding bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama.

Buat para pengendara perempuan, saat berada di jalan raya dengan menggunakan sepeda motor jangan lupa untuk tetap waspada. Melalui pendekatan edukatif yang konsisten, upaya membangun budaya berkendara aman bagi perempuan terus diperkuat dengan semangat #Cari_Aman.

Seiring meningkatnya jumlah pengendara perempuan, tantangan di jalan turut berkembang, sehingga edukasi menjadi kunci untuk menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara.

Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta - Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) melalui Safety Riding Promotion mengajak perempuan untuk memahami pentingnya keselamatan berkendara. Pendekatan yang dilakukan bersifat aplikatif dan mudah diterapkan, sejalan dengan komitmen Perusahaan membangun budaya berkendara yang bertanggung jawab.

“Perempuan dikenal memiliki kehati-hatian yang tinggi saat berkendara, sehingga berpotensi besar menjadi pelopor keselamatan di jalan. Namun, hal tersebut tetap perlu didukung dengan pemahaman yang benar agar setiap keputusan di jalan selalu mengedepankan prinsip #Cari_Aman,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.

Dalam praktiknya, terdapat beberapa hal mendasar yang perlu diperhatikan oleh pengendara perempuan guna mendukung keselamatan saat berkendara.

1. Kelengkapan Safety Gear

Penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap menjadi fondasi utama keselamatan. Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, serta sepatu tertutup berfungsi sebagai pelindung tubuh dari potensi cedera. Perlengkapan ini juga membantu meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara di berbagai kondisi jalan.

2. Hindari Menggunakan Rok (Pendek/Ketat)

Pemilihan outfit berkendara perlu diperhatikan agar tidak mengganggu mobilitas. Rok yang terlalu pendek atau ketat dapat membatasi pergerakan serta berisiko saat mengendarai sepeda motor. Penggunaan celana yang nyaman menjadi pilihan yang lebih aman untuk mendukung kendali kendaraan secara optimal.

3. Perhatikan Penggunaan Sein

Lampu sein merupakan bentuk komunikasi penting antar pengguna jalan. Memberikan tanda dengan benar sebelum berbelok atau berpindah jalur dapat membantu mengurangi potensi kecelakaan. Kebiasaan ini perlu dibangun secara konsisten sebagai bagian dari budaya #Cari_Aman.

4. Patuhi Rambu Lalu Lintas

Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas menjadi kunci dalam menciptakan ketertiban dan keselamatan di jalan. Dengan mengikuti aturan yang berlaku, pengendara tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga berkontribusi menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Selain memahami aspek teknis, pengendara juga perlu memiliki kesadaran, disiplin, dan kepedulian terhadap kondisi sekitar. Ketika hal ini diterapkan secara konsisten, maka potensi risiko dapat ditekan secara signifikan dan semangat #Cari_Aman dapat benar-benar menjadi bagian dari kebiasaan berkendara sehari-hari,” lanjut Agus.

Selain teknik dan perilaku, kondisi kendaraan perlu dijaga melalui pemeriksaan rutin agar tetap optimal, seiring edukasi safety riding bagi perempuan terus diperluas lewat pelatihan dan kampanye digital.

Memanfaatkan berbagai platform komunikasi, pesan keselamatan diharapkan dapat menjangkau lebih luas dan membangun kesadaran kolektif di masyarakat. Melalui komitmen ini, WMS mendorong perempuan menjadikan #Cari_Aman sebagai kebiasaan berkendara sehari-hari demi keselamatan diri dan sesama.

RELATED
NEWS