Punya skutik retro bertenaga gahar seperti Honda Stylo 160 memang butuh perhatian ekstra di sektor pelumasan.
Mesin 160cc 4-katup eSP+ yang dibawanya bekerja sangat responsif, sehingga kualitas oli mesin harus selalu dijaga agar performanya tidak kendor.
Untungnya, Honda sudah menyematkan fitur canggih berupa Oil Change Indicator di panel meter digital Stylo 160. Kalau tulisan ini menyala, itu adalah "kode keras" dari motor Brosis bahwa sudah waktunya jajan oli baru.
Tapi masalahnya, banyak bikers yang bingung karena tulisan ini tidak otomatis hilang meski oli sudah diganti.
Bagaimana cara mematikannya? Yuk, kita bedah rahasia mekanik untuk mereset indikator ini, lengkap dengan jadwal ganti dan rekomendasi oli terbaiknya!
Jangan tunggu sampai suara mesin kasar atau tarikan terasa berat. Kunci keawetan mesin 160cc ada pada kedisiplinan jadwal ganti pelumas.
Untuk servis pertama motor baru, ganti oli wajib dilakukan pada 1.000 km pertama atau bulan pertama. Selanjutnya, pabrikan menyarankan penggantian setiap 4.000 km.
Namun, jika Brosis sering melintasi jalanan Jakarta yang macet parah (stop and go), mesin akan lebih cepat panas meski jarak tempuhnya pendek.
Sangat disarankan untuk mengganti oli mesin setiap 2.000 km hingga 2.500 km (sekitar 2 bulan sekali) agar komponen internal tetap terlindungi maksimal.
Oli gardan bertugas melumasi gigi rasio di area CVT. Tugasnya tidak seberat oli mesin, jadi Brosis bisa menggantinya setiap 8.000 km.
Rumus paling gampang yang biasa dipakai mekanik adalah perbandingan 3:1 (Tiga kali ganti oli mesin, satu kali ganti oli gardan).
Pahami juga kapan waktu ideal ganti oli motor agar Brosis bisa merencanakan jadwal servis dengan tepat.
Untuk Honda Stylo 160 yang menggunakan kopling kering (motor matic), Brosis wajib menggunakan oli dengan spesifikasi JASO MB.
Wahana Honda sangat merekomendasikan dua pelumas resmi AHM Oil berikut ini:
Ini adalah pilihan paling "optimal" dan sangat direkomendasikan untuk mesin 160cc.
Berbahan dasar fully synthetic, oli ini jauh lebih stabil di suhu panas tinggi, menjaga tarikan tetap enteng, dan melindungi gesekan komponen dengan sangat sempurna.
Estimasi Harga SPX2 (0.8 Liter): Sekitar Rp 69.000
Pilihan buat Brosis yang ingin pelumas standar pabrikan berkualitas tinggi dengan harga yang lebih ekonomis. Sangat mumpuni untuk mobilitas harian yang tidak terlalu ekstrem.
Estimasi Harga MPX2 (0.8 Liter): Sekitar Rp 58.000
Jangan lupa siapkan budget tambahan untuk pelumas area transmisi ini saat jadwalnya tiba.
Estimasi Harga Oli Gardan (120 ml): Sekitar Rp 18.000
Brosis memutuskan ganti oli sendiri di rumah atau di bengkel langganan yang lupa mereset indikatornya?
Gampang banget! Brosis tidak perlu alat khusus, cukup manfaatkan tombol SET dan SEL di panel speedometer digital Honda Stylo 160.
Berikut adalah trik cepat mematikan tulisan Oil Change:
Merawat Honda Stylo 160 sebenarnya sangat mudah jika Brosis tahu celahnya.
Disiplin mengganti oli mesin dengan SPX2 atau MPX2, rutin memantau oli gardan, dan paham cara mereset indikator oli secara mandiri adalah langkah cerdas untuk memastikan skutik premium Brosis berumur panjang.
Nggak mau tangan kotor ganti oli sendiri atau takut salah reset indikator? Serahkan saja semuanya pada mekanik ahli di AHASS Wahana Honda.
Gunakan pelumas asli yang dijamin 100% originalitasnya dan nikmati fasilitas servis lengkap tanpa drama.
Biar nggak perlu antre, pastikan Brosis booking jadwal servis dari rumah!